Semua tulisan dari Rohmat Syahrin

Tentang Rohmat Syahrin

Putra Minang Asli Indonesia.

Diklat Kepemimpinan, Pelatihan Jurnalistik dan ICT Tahun 2015

https://www.youtube.com/watch?v=nJ3Lu_NjvGg&feature=youtu.be

Assalamu’alaikum wr. wb

Dari Abdullah bin Umar RA. Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda: “Masing-masing kamu adalah pemimpin yang akan dimintai pertanggung jawaban atas kepemimpinannya. Seorang Pemimpin yang memimpin masyarakat adalah pemimpin yang akan dimintai pertanggung jawaban kepemimpinannya atas mereka. Seorang laki-laki (suami) adalah pemimpin atas ahli (keluarga) di rumahnya, dia akan dimintai pertanggung jawaban kepemimpinannya atas mereka. Seorang perempuan (isteri) adalah pemimpin atas rumah tangga suaminya dan anak-anaknya, dia akan dimintai pertanggung jawaban kepemimpinannya atas mereka. Seorang hamba adalah pemimpin atas harta tuannya, dia akan dimintai pertanggung jawaban kepemimpinannya atas harta itu. Ketahuailah masing-masing kamu adalah pemimpin dan masing-masing kamu akan dimintai pertanggung jawaban kepemimpinan atas yang dipimpinnya”. (HR. Bukhari).

Dari riwayat Hadist di atas maka inilah yang menjadi landasan betapa pentingnya membentuk seseorang yang bisa memimpin.Untuk menjadikan seseorang atau individu yang mampu memimpin perlu dilatih melalui pengkaderan. Hal ini merupakan tujuan dari LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) dalam membentuk individu yang berkualitas, tujuan tersebut berupa “Meningkatkan kualitas peradaban, hidup, harkat dan martabat kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara serta turut serta dalam pembangunan manusia Indonesia seutuhnya, yang dilandasi oleh keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan yang Maha Esa guna terwujudnya masyarakat madani yang demokratis dan berkeadilan sosial berdasarkan Pancasila, yang diridhoi Allah Subhanahu Wa ta’ala.

Tujuan tesebut sejalan dengan visi dan misi LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) yaitu Menjadi organisasi Dakwah Islam yang profesional dan berwawasan luas, mampu membangun potensi insani dalam mewujudkan manusia Indonesia yang melaksanakan ibadah kepada Allah, menjalankan tugas sebagai hamba Allah untuk memakmurkan bumi dan membangun masyarakat madani yang kompetitif berbasis kejujuran, amanah, hemat, dan kerja keras, rukun, kompak dan dapat bekerjasama yang baik” dan “Memberikan konstribusi nyata dalam pembangunan bangsa dan negara melalui dakwah, pengkajian, pemahaman dan penerapan ajaran Islam yang dilakukan secara menyeluruh, berkesinambungan dan terintegrasi sesuai peran, posisi, tanggung jawab profesi sebagai komponen bangsa dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)”.

Melalui visi dan misi inilah pentingnya pengkaderan agar dapat menciptakan bibit-bibit unggul.Kader suatu organisasi adalah orang yang telah dilatih dan dipersiapkan dengan berbagai keterampilan dan disiplin ilmu, sehingga memiliki kemampuan yang diatas rata-rata orang umum. Oleh karena itu jika mentoring dan training keislaman  atau training-training lainnya yang dilakukan oleh organisasi Islam, sementara para aktivisnya tidak menunjukkkan kelebihan-kelebihan yang signifikan dibandingkan dengan orang-orang umum, maka sesungguhnya pengkaderan yang dilakukan dapat dikataklan tidak berhasil atau sederhananya pengkaderan tersebut menyalahi filosofi pengkaderan. Yakni munculnya kader yang memiliki kemampuan di atas rata-rata. Bukan sebaliknya, munculnya kader yang sama dengan manusia rata-rata.

LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) selalu mencari bibit-bibit unggul dalam kaderisasi (dengan tanpa meninggalkan kader-kader umum yang siap berkhidmat untuk kepentingan Islam) , bukan malah meninggalkannya, karena para bibit unggul tersbut dianggap “sulit/alot” untuk dikader. Mereka harus mampu menawarkan visi- misi ke depan yang jelas dan memikat ; serta menawarkan romantika Islamisasi yang menantang bagi para Muslim-Muslimah yang potensial; sehingga mereka dengan senang hati akan terlibat mencurahkan segenap potensinya di jalan Islam.Kaderisasi memiliki perang yang sangat penting dalam suatu organisasi baik secara umum maupun secara khusus.

Kegiatan ini akan terus berlangsung dari tanggal 28-1 maret 2014 di gedung serbaguna masjid Miftahul Huda. Akhir kata, semoga kegitan ini sukses, dan berhasil menciptakan sumber daya manusia yang memiliki jiwa kepemimpinan, keterampilan interpersonal, berorientasi pada tujuan dan religius.

Dokumentasi : 

B-56jZcUQAEb7jw

Ketua DPW LDII Prov Sumbar Prof. Dr. Ir. H. Jamsari & Ketua DPRD Sumbar Ir. H. Hendra Irwan Rahim.

penulis : Rohmat Syahrin